Lombok Tengah – Sebanyak 103 pembalap ambil bagian dalam berbagai kelas pada ajang Mandalika Festival of Speed (MFOS) Seri Ketiga Tahun 2026 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, akhir pekan kemarin.
Persaingan para pembalap sudah
terlihat sejak race pertama. Sejumlah kelas bergengsi diperlombakan, mulai dari
Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200 hingga 3600, hingga kelas Time Attack.
Salah satu tim yang turut ambil
bagian dalam MFOS Seri Ketiga adalah Indostar Motorsport. Tim tersebut
menurunkan dua pembalap andalannya, yakni Christian Demoris dan Aizansjah.
Keduanya turun di sejumlah kelas,
di antaranya Indonesia Super Touring Car Race (ISTCR) 3600 Kejurnas, ISTCR
Non-Kejurnas, serta ISTCR 3600 Sport.
Persaingan ketat di lintasan juga
diwarnai tantangan teknis. Christian Demoris sempat mengalami masalah pada
mobilnya saat menjalani balapan. Meski demikian, tim Indostar Motorsport tetap
mampu menunjukkan performa kompetitif.
Dari seluruh kelas yang diikuti,
Indostar Motorsport berhasil mengamankan sembilan trofi pada MFOS Seri Ketiga
2026.
Aizansjah mengatakan,
keikutsertaan dalam MFOS menjadi kesempatan penting bagi pembalap untuk
mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding di salah satu
sirkuit terbaik di Indonesia.
“Ya, untuk hari ini
Alhamdulillah, finish. Saya dapet podium nomer 1. Om Demus juga Alhamdulillah,
finish. Dapet podium juga,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama
Indostar Motorsport, Arie Kesuma, menilai penyelenggaraan MFOS secara
berkelanjutan memberikan dampak positif bagi perkembangan motorsport nasional.
Menurutnya, ajang seperti MFOS
tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi pembalap dan tim, tetapi juga membuka
peluang bagi talenta-talenta otomotif Indonesia untuk berkembang.
“Syukur Alhamdulillah, seri 3 di bulan Agustus ini berjalan
dengan lancar. Semua sesuai target, walaupun ada kendala-kendala kecil, tapi
semua pembalap kita di seri 3 dan 4 ini semuanya finish,” ucapnya.
Meski menemui sejumlah kendala dalam jalannya balapan namun
para pembalap dari tim Indostar mampu mengatasinya.
“Semoga di bulan Oktober nanti semua mobil-mobil kita
semakin baik dan bisa ini sesuai harapan kita semua. Target kita di 2026 ini
pembalap-pembalap kita ada yang mendapatkan juara umum pasti. Target kita
adalah juara umum,” tutupnya.
Di sisi lain, penyelenggaraan
MFOS secara rutin menjadi bagian dari upaya Mandalika Grand Prix Association
(MGPA) dalam mengoptimalkan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai
salah satu pusat aktivitas motorsport Nasional.
Kehadiran kompetisi secara
berkelanjutan membuat sirkuit Mandalika tidak hanya menjadi panggung bagi
kejuaraan internasional, tetapi juga menjadi ruang bagi pembalap Indonesia
untuk memperoleh pengalaman kompetitif.
Dengan semakin seringnya
kompetisi digelar, para pembalap nasional diharapkan dapat meningkatkan
kemampuan, mengasah mental bertanding, serta mempersiapkan diri menuju jenjang
kompetisi yang lebih tinggi.
MFOS pun diharapkan terus
berkembang menjadi salah satu wadah utama pembinaan dan pengembangan talenta
motorsport Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi
olahraga otomotif nasional dan internasional. (Man)
0Komentar