GfMpTUM7BUr7TSz9TUYoBSOoGA==
Breaking
NEWS

Transportasi Jadi Kunci Sukses MotoGP Mandalika, Shuttle Bus Disiapkan Hingga Malam

Ukuran huruf
Print 0


Lombok Tengah – Penyelenggara MotoGP Mandalika memastikan aspek transportasi menjadi salah satu perhatian utama dalam menghadapi penyelenggaraan MotoGP tahun ini. Sejumlah kolaborasi dilakukan bersama Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi, Perum DAMRI, serta melibatkan transportasi lokal dan Organda.

Chairman Pertamina MotoGP Mandalika.  Troy Warokka, menyampaikan bahwa layanan shuttle bus akan disiapkan untuk mendukung mobilitas penonton, baik di dalam maupun di luar kawasan sirkuit. Selain itu, layanan transportasi juga disiapkan untuk kebutuhan aksesibilitas penonton serta konektivitas dari wilayah Gili.

Layanan shuttle dari Gili disebut akan tersedia hingga malam hari. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan mobilitas penonton tetap terakomodasi, termasuk bagi mereka yang masih berada di kawasan kegiatan hingga waktu yang ditentukan.

“Kita ingin memastikan isu-isu mengenai konektivitas, mengenai transportasi dan segala macamnya itu kita cover, kita support,” ujarnya.

Troy  juga menyiapkan skema pengangkutan akhir atau last mile bagi penonton yang masih tersisa setelah kegiatan berakhir. Dengan demikian, penonton yang belum mendapatkan angkutan diharapkan tetap dapat terlayani.

Meski demikian, panitia mengingatkan penonton agar memahami jadwal dan waktu operasional transportasi yang telah ditentukan.

“Pengaturan tersebut diperlukan agar seluruh layanan dapat berjalan secara tertib dan efektif,” jelasnya.

Kesiapan transportasi ini dinilai semakin penting seiring adanya potensi peningkatan jumlah penonton dibandingkan penyelenggaraan dua tahun sebelumnya. Kehadiran pembalap Indonesia, termasuk Fadillah Arbi Aditama dan Mario Suryo Aji, serta rangkaian penampilan artis dalam gelaran MotoGP tahun ini disebut menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan antusiasme penonton.

Selain memastikan akses menuju dan meninggalkan sirkuit, panitia juga menekankan pentingnya keterlibatan transportasi lokal.

“Kolaborasi dengan DAMRI dilakukan sebagai bagian dari sinergi BUMN, sekaligus untuk memastikan berbagai pemangku kepentingan dapat terlibat dalam penyelenggaraan ajang internasional tersebut,” tambahnya.

Panitia sebelumnya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Perhubungan serta jajaran direksi DAMRI untuk mematangkan skema transportasi.

Dalam pembahasannya, panitia menegaskan bahwa keterlibatan Organda dan pelaku transportasi lokal menjadi salah satu catatan penting. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem transportasi yang tidak hanya melibatkan penyelenggara dan BUMN, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku transportasi daerah.

“Selama mekanismenya betul dan bisa melibatkan Organda, melibatkan transportasi lokal, maka itu harusnya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Troy keberhasilan penyelenggaraan MotoGP tidak hanya bergantung pada satu pihak. Selain penyelenggara, berbagai unsur seperti pemerintah daerah, TNI-Polri, Basarnas, sektor transportasi, serta elemen masyarakat lainnya turut memiliki peran dalam memastikan gelaran MotoGP berjalan lancar.

“Dengan pengalaman penyelenggaraan sebelumnya sebagai bahan evaluasi, panitia berharap sistem transportasi tahun ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik sekaligus memastikan konektivitas penonton selama berada di kawasan Mandalika dan sekitarnya,” tutupnya. (Man)

Transportasi Jadi Kunci Sukses MotoGP Mandalika, Shuttle Bus Disiapkan Hingga Malam
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin