GfMpTUM7BUr7TSz9TUYoBSOoGA==
Breaking
NEWS

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, 2.500 Relawan Dapat Jaminan Perlindungan

Ukuran huruf
Print 0

Lombok Tengah — Sebanyak 2.500 relawan dan marshal yang terlibat dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Perlindungan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama jaminan keselamatan bagi relawan MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, Senin.

Direktur Operasional ITDC, Troy Warokka, mengatakan aspek keselamatan tenaga kerja menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut. Menurutnya, keberhasilan MotoGP tidak hanya diukur dari kelancaran balapan, tetapi juga dari keamanan seluruh pihak yang terlibat.

“Sebanyak 2.500 volunteer maupun marshal ajang MotoGP Indonesia 2026 telah dilindungi BPJS,” kata Troy.

Ia menegaskan, seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP harus dapat menjalankan tugas dengan aman dan nyaman. Perlindungan tersebut sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab penyelenggara terhadap para relawan dan marshal.

“Ini salah satu bentuk tanggung jawab kepada tenaga kerja yang terlibat di ajang balap MotoGP. Ada jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Aidy Furqa, menyambut baik pemberian perlindungan tersebut. Ia menilai jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam memastikan keselamatan sekaligus kesiapan para relawan selama bertugas.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTB, Nasrullah, mengatakan perlindungan bagi relawan MotoGP telah diberikan secara rutin setiap tahun.

“Rata-rata setiap tahun 2.000 hingga 3.000 relawan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Perlindungan yang diberikan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Perlindungan tersebut berlaku sejak relawan berangkat dari rumah hingga kembali ke rumah setelah menjalankan tugas.

Nasrullah menjelaskan, jaminan tersebut juga mencakup berbagai risiko yang dapat terjadi selama relawan menjalankan tugas, termasuk kecelakaan lalu lintas maupun insiden lainnya.

“Semoga di agenda besar ini tidak ada insiden. Kami bukan berharap tidak membayar santunan,” ujarnya.

Dengan adanya perlindungan jaminan sosial tersebut, sebanyak 2.500 relawan dan marshal diharapkan dapat menjalankan tugas selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dengan lebih aman, tenang, dan nyaman.

Perlindungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan salah satu ajang olahraga otomotif terbesar di Indonesia berjalan dengan memperhatikan keselamatan para pekerja di balik suksesnya gelaran MotoGP Mandalika. (Man)

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, 2.500 Relawan Dapat Jaminan Perlindungan
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin