Lombok Tengah – Warga desa
Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah, digegerkan dengan penemuan orok bayi
berjenis kelamin laki-laki di pinggir jalan Bypass pada Minggu (25/1).
Kapolsek Pujut Iptu M. Muhtar
mengatakan, orok bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 06.50 wita oleh dua
orang warga yakni Firman Siagian Saputra dan Sigit Sugianto asal dusun Kadik
Desa Segala Anyar, saat mencari jamur di sekitar lokasi
”Pada saat itu, kedua warga hendak mencari jamur di area persawahan dan
melintasi jalan bypass. Mereka melihat sebuah bungkusan plastik warna biru di
pinggir jalan. Setelah dibuka, ternyata berisi orok bayi,” ujarnya.
Mengetahui isi bungkusan
tersebut, kedua warga kemudian memindahkan plastik berisi orok bayi sekitar
tiga meter dari lokasi awal dan membuka seluruh isinya. Selanjutnya, mereka
memberitahukan kejadian tersebut kepada warga yang sedang berolahraga lari pagi
serta pengguna jalan yang melintas.
"Mengetahui informasi
tersebut kami langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta
berkoordinasi dengan Puskesmas Sengkol guna penanganan awal. Orok bayi tersebut
kemudian dibawa ke Puskesmas Sengkol untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih
lanjut,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, bayi
diperkirakan lahir sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WITA dini hari dan
diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan. Bayi
berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 1,1 kilogram, panjang 40 cm serta
diperkirakan berusia sekitar enam bulan dalam kandungan (BBLR).
"Ditemukan adanya handscol
(peralatan medis) pada bagian pusar bayi yang diduga digunakan saat proses
persalinan. Kondisi bayi diketahui sudah dimandikan, namun terdapat memar di
bagian leher serta betis kiri dan kanan yang diduga akibat proses persalinan
yang tidak wajar," tambahnya.
Selanjutnya orok bayi di bawa
oleh team Inafis polres lombok tengah Personel PPA polres lombok tengah dan
Personel reskrim ke rumah sakit bhayangkara guna proses selanjutnya.(ZL)

0Komentar